Berdamailah dengan Ku, Aku Bukan Pembentuk Jiwa
Pembenci
by : Reza A.K.
Untuk
selalu yang dikenang…
Untuk
selalu yang lampau….
Untuk
selalu yang usang….
Untuk
selalu yang (kadang) dibenci…
Untuk
selalu yang (kadang) disalahkan….
Untuk
selalu yang (kadang) dikambinghitamkan….
Dan…untuk
selalu yang lain-lain….
Seperti itu
adanya aku di mata golongan kalian. Sampai aku tidak pernah mengerti kenapa
terkadang kalian begitu membenciku, menghujatku, mengadiliku. Perkenalkan, nama
ku “masa lalu”, dimana aku selalu hadir dalam hidup kalian, membayangi hidup
kalian saat ini, bahkan di masa depan. Aku tidak jahat juga tidak terlalu
buruk, hanya saja mungkin aku terkutuk untuk menjadi sangat buruk rupa di
pikiran kalian. Aku tidak pernah mengutuk kehidupan kalian, hanya saja
terkadang kalian mengutuk diri ku. Begitu banyak kebencian yang tertuju pada
ku. Terkadang aku merasa benci mengapa hadirku begitu membuat kalian murka.
Padahal tanpa aku kalian tidak akan hadir pada dimensi saat ini, tanpa aku
kalian tidak akan berkembang, tanpa aku kalian akan jalan ditempat, tanpa aku
hidup kalian monotone, tanpa aku
tidak akan ada pelajaran, dan tanpa aku hidup kalian menua tanpa sebuah kisah.
Aku ini hanyalah
sebuah kenangan yang tercipta dari dentingan waktu yang berputar, yang pernah
kalian ciptakan, yang pernah kalian buat, yang pernah kalian lewati, dengan
orang-orang terkasih. Saat diri ku menjadi sebuah kisah yang indah kalian
sangat mengagung-agungkan aku, lantas saat wujudku tak lagi indah kalian begitu
membenciku. Aku ada untuk menjadikan hidup kalian saat ini dan masa yang akan
datang menjadi lebih baik. Bukan untuk mengutuk kehidupan kalian di dimensi
setelahku. Cobalah belajar berdamai dengan ku, karena aku hadir bukan untuk
membentuk jiwa pembenci.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar