Pernahkah kau merasakan sebuah kekecewaan? penghianatan? ketidaksempurnaan? kesalahan? penyesalan? dan sesuatu yang tidak menyenangkan? Pasti semua orang pernah mengalami fase seperti itu, ada yang bertahan, berpindah, berlari, atau menghilang. Ya begitulah problema hidup, dan juga bentuk penyelesaian nya. Itu pilihan, kamu yang menentukan dan kamu yang menjalankan. Hidup itu tak seindah yang ada dalam imajinasi mu, hidup tak semudah yang ada di dalam dunia fantasi mu. Hidup adalah perjuangan, hidup adalah problem of choice, dan hidup adalah desicion making. Kamu berjuang untuk hidup mu, kamu memilih dalam hidup mu, dan kamu hidup dalam membuat keputusan. Tinggal saja bagaimana kau menjalankan itu semua.
Tapi satu hal yang perlu kamu tau, ada Sang Pembuat Keputusan terhebat di jagat raya ini. Iya, siapa lagi jika bukan Tuhan mu? Sehebat apa pun kamu, sepintar apa pun kamu, sekuasa apa pun kamu, kamu akan tetap lemah jika Dia melemahkan mu. Sungguh kita bukan apa - apa dan siapa - siapa lagi. Kita selalu ingin apa yang kita inginkan dapat terpenuhi, seolah kita yakin, apa yang kita mau adalah suatu hal yang bisa membuat kita menjadi pribadi yang sempurna, seolah hal yang kita inginkan akan menjadi yang terbaik buat kita. Tapi apa? ketika kita tidak mendapat apa yang kita inginkan, terkadang kita menyalahkan kelemahan yang ada pada diri kita, bahkan sempat terlintas untuk menyalahkan kuasa - Nya. Sering kita meronta, menangis, menyalahkan, ketika tidak mendapat apa yang kita inginkan. Tanpa kita ketahui, terkadang kita menyalahkan Sang Pembuat Keputusan.
Manusia, kita belum mengetahui apa rencana Tuhan kedepannya untuk kita? Kenapa kita terlalu mudah menerka? Kenapa kita terlalu cepat menyalahkan takdir? Tak bisa kah lidah kita mengucap syukur? Tak bisa kah kita tak menghujat takdir? Kita terlalu bodoh atas itu semua, atas tindakan kita yang gegabah, seolah kita yang paling benar dan paling tau atas segala hal.
Coba kita sama - sama merenungkan quotes ini "Tuhan tidak pernah salah dalam menentukan takdir, hanya saja kita yg terkadang salah dalam menilai takdir" yakinlah. Tidak semua hal yang kamu inginkan, akan menjadi yang kamu butuhkan. Tidak semua hal yang kamu inginkan, dapat kau atur semau kamu. Karena tidak semua hal, semau mu :)